Dorong Produk Lokal Go Internasional, Bupati Maros dan Dekranasda Studi Banding ke Yogyakarta

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​YOGYAKARTA — Pemerintah Kabupaten Maros terus berupaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk kerajinan lokal. Upaya ini ditegaskan melalui kunjungan kerja (kunker) Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam, bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Maros, Hj. Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, ke Kantor Dekranasda Kota Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026)

​Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemerintah Kabupaten Maros disambut hangat oleh jajaran pengurus Dekranasda Kota Yogyakarta. Pertemuan ini difokuskan pada pertukaran inovasi terkait pengembangan UMKM, manajemen galeri kerajinan, hingga strategi pemasaran produk lokal agar mampu menembus pasar nasional maupun internasional.

​Bupati Chaidir Syam dan Ketua Dekranasda Maros, meninjau langsung berbagai produk kerajinan khas Yogyakarta, mulai dari batik, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya yang dipajang di galeri. Selain diskusi formal, dilakukan juga penyerahan plakat dan cenderamata sebagai simbol sinergi antar-daerah.

​Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan bahwa Yogyakarta dipilih sebagai lokasi studi banding karena reputasinya sebagai kota kreatif yang sukses memberdayakan pengrajin lokal melalui ekosistem yang matang.

​”Kami datang ke Yogyakarta untuk melihat langsung bagaimana Dekranasda di sini membina para pelaku UMKM, mulai dari peningkatan kualitas kemasan hingga akses pasar yang luas. Kami ingin potensi besar pengrajin di Maros, seperti kain lokal dan kerajinan tangan, bisa dikelola lebih profesional dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi masyarakat,” ujar Bupati Maros, Chaidir Syam.

​Lebih lanjut, Bupati juga menekankan pentingnya adopsi teknologi dan digitalisasi bagi UMKM di Maros.

“Ilmu yang kami dapatkan di sini akan segera dipetakan untuk diterapkan di Maros, sehingga produk lokal kita tidak kalah saing dan bisa menjadi kebanggaan daerah di kancah yang lebih luas,” tuturnya.

Bupati Maros berharap, ​kunjungan ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif di Kabupaten Maros, sekaligus mempererat kerja sama lintas daerah dalam sektor pariwisata dan kerajinan. (*)

Comment