MENITNEWS.COM, MAROS — Pemerintah Kabupaten Maros, bergerak cepat membentengi sektor pendidikan dari ancaman narkotika modus baru. Bupati Maros, Chaidir Syam, secara resmi menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas siswa, terutama terkait penggunaan rokok elektrik atau vape di lingkungan sekolah.
Langkah preventif ini diambil menyusul kekhawatiran atas tren penggunaan vape yang diduga kuat menjadi sarana baru peredaran zat adiktif di kalangan pelajar.
Chaidir menegaskan bahwa pihak sekolah harus proaktif memantau perilaku siswa demi memutus rantai penyalahgunaan narkoba sejak dini.
“Kami menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan untuk mengarahkan seluruh pihak sekolah memantau murid-muridnya secara intensif,” ujar Chaidir Syam, Sabtu (9/5/2026).
Menurut mantan Ketua DPRD Maros ini, fenomena vape bukan lagi sekadar tren gaya hidup, melainkan ancaman nyata.
Ada indikasi kuat bahwa produk tersebut disusupi narkotika yang menyasar generasi muda.
“Vape ini terindikasi bisa mengandung narkoba yang sangat membahayakan siswa-siswi kita. Ini tidak bisa kita remehkan,” tutur Bupati Maros.
Sebagai tindakan konkret, Pemkab Maros akan bersurat kepada seluruh satuan pendidikan untuk melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap barang bawaan siswa. Hal ini dilakukan guna mendeteksi keberadaan vape maupun zat berbahaya lainnya yang masuk ke area sekolah.
Awasi Vape Store dan Perketat Sosialisasi
Tak hanya menyasar internal sekolah, Pemerintah Kabupaten Maros juga berencana melakukan langkah-langkah berikut:
Pengawasan Retail: Menggandeng aparat penegak hukum untuk memantau vape store di wilayah Maros guna memastikan produk yang dijual bebas dari campuran zat adiktif.
Kolaborasi Masif: Melibatkan organisasi anti-narkotika dan Duta Anti-Narkoba untuk menggencarkan sosialisasi bahaya narkotika modus baru ke sekolah-sekolah.
Peran Orang Tua: Mengimbau para orang tua agar lebih peka terhadap perubahan perilaku dan pergaulan anak di luar rumah.
Chaidir menekankan bahwa, sinergi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga adalah kunci utama dalam menghalau infiltrasi narkotika.
Hal ini penting, kata Bupati Maros, demi menjaga keberlanjutan generasi emas di Kabupaten Maros agar tetap bersih dari pengaruh barang haram tersebut. (*)
Comment