Kemendukbangga/BKKBN Sulsel Perkuat Validasi Data MBG 3B Untuk Ibu Hamil dan Balita

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, terus berkomitmen memastikan ketepatan sasaran program intervensi pemenuhan gizi nasional.

​Langkah ini ditegaskan dalam Virtual Meeting Analisis dan Evaluasi (Anev) Data Makanan Bergizi Gratis (MBG) 3B yang berlangsung pada akhir pekan lalu.

Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN RI, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.

​Kegiatan rutin bulanan ini dirancang khusus untuk memperkuat sinkronisasi, serta validasi data MBG 3B.

Fokus utama dari pemutakhiran data ini menyasar pada tiga kelompok rentan, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, serta anak bawah lima tahun (balita) kategori non-PAUD.

​Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulawesi Selatan, Dr. Fatmawati, S.T., M.Eng, menekankan pentingnya akurasi data dalam menyukseskan program prioritas ini.

Menurutnya, pemutakhiran berkala adalah kunci agar tidak ada masyarakat yang berhak yang terlewatkan.

​”Validasi data secara berkala dan ketat ini sangat krusial. Kita ingin memastikan bahwa setiap bantuan intervensi gizi yang disalurkan benar-benar sampai ke tangan yang tepat. Dengan data MBG 3B yang sinkron antara pusat dan daerah, pelaksanaan program di lapangan akan jauh lebih optimal dan langsung dirasakan manfaatnya oleh ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Sulawesi Selatan,” ujar Dr. Fatmawati di sela-sela kegiatan.

​Melalui koordinasi intensif ini, Kemendukbangga/BKKBN Sulawesi Selatan, berharap program pemenuhan gizi gratis dapat berjalan lebih terukur dan efektif.

Langkah penajaman data oleh Kemendukbangga/BKKBN Sulsel ini, sekaligus menjadi pilar penting dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini di wilayah Sulawesi Selatan. (*)

Comment