MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Rumah Sakit (RS) UIN Alauddin Makassar, resmi menjalin kemitraan strategis dengan BPJS Kesehatan.
Lewat Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar di Kampus I UIN Alauddin Makassar, Rumah Sakit Tipe C ini, kini siap membuka pintu pelayanan bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Momentum peresmian ini ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, bersama Rektor UIN Alauddin Makassar, Profesor Hamdan Juhanis, akhir pekan lalu.
Selain seremonial MoU, agenda ini juga dirangkaikan dengan kuliah umum, diskusi panel, dan peninjauan langsung fasilitas medis rumah sakit.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk memperluas akses kesehatan yang merata dan berkualitas bagi masyarakat.
”PKS ini sebenarnya telah ditandatangani pada 20 Mei lalu, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Hari ini kami datang langsung untuk melakukan peninjauan fasilitas guna memastikan kesiapannya,” ujar Prihati.
Ia menambahkan, dalam membangun kemitraan dengan fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan selalu berpegang teguh pada tiga pilar utama:
Akses Pelayanan: Mempermudah jangkauan masyarakat terhadap fasilitas medis.
Kualitas Layanan: Memastikan tindakan dan fasilitas medis sesuai standar regulasi.
Perlindungan Finansial: Menjamin peserta JKN tidak terbebani oleh biaya kesehatan yang tinggi.
Berdasarkan hasil analisis dan kredensialing (penilaian kelayakan) yang ketat sebelum kerja sama disepakati.
RS UIN Alauddin Makassar, dinilai telah memenuhi seluruh standar pelayanan yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan.
Merespons peresmian ini, Rektor UIN Alauddin Makassar, Profesor Hamdan Juhanis, menyampaikan apresiasi dan rasa optimisnya.
Menurutnya, kehadiran layanan BPJS Kesehatan di rumah sakit kampus merupakan pencapaian besar yang dinantikan banyak pihak.
”Ini tentu menjadi momentum kebahagiaan luar biasa bagi seluruh civitas akademika UIN Alauddin. Kami berkomitmen dan berharap kerja sama ini mampu menghadirkan layanan kesehatan yang bermutu tinggi, tidak hanya bagi internal kampus, tetapi juga membawa manfaat luas bagi masyarakat umum di Sulawesi Selatan,” tutur Profesor Hamdan.
Dengan peresmian ini, masyarakat di sekitar area rumah sakit, kini sudah dapat mengakses layanan kesehatan rawat jalan maupun rawat inap dengan memanfaatkan kepesertaan BPJS Kesehatan mereka, sesuai dengan prosedur rujukan yang berlaku. (*)
Comment