30 Tahun Kuasai Drainase, Lapak PKL di Maccini Gusung Akhirnya Ditata Secara Humanis

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Makassar mengambil langkah tegas namun persuasif, dalam menata fasilitas umum. Sebanyak lima lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Maccini Gusung yang telah berdiri selama kurang lebih 30 tahun, di atas saluran drainase akhirnya ditertibkan.

​Langkah ini diambil sebagai upaya mengembalikan fungsi pedestrian sekaligus menormalisasi saluran air guna mencegah ancaman banjir di permukiman warga.

Ironisnya, sebelum ditertibkan, beberapa lapak di atas fasilitas umum tersebut sempat diperjualbelikan dan disewakan kepada pedagang lain.

​Camat Makassar, Tri Sugiarto Burhan, menegaskan bahwa proses penertiban ini mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis.

Pihak kecamatan telah melakukan sosialisasi intensif agar para pedagang bersedia membongkar lapak mereka secara mandiri.

​”Penertiban ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi pedestrian bagi pejalan kaki sekaligus mencegah penyumbatan drainase yang dapat memicu genangan dan banjir saat musim hujan,” ujar Tri Sugiarto saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026).

​Meski menegakkan aturan fungsi fasilitas umum, Tri Sugiarto memastikan bahwa pemerintah tidak mematikan mata pencaharian warga.

Pihak kecamatan saat ini tengah merumuskan solusi jangka panjang agar roda ekonomi para PKL tetap berputar.

​”Kami tetap memperhatikan keberlangsungan usaha para pedagang. Kami berupaya menyiapkan opsi lokasi berjualan yang lebih representatif agar roda perekonomian warga tetap berjalan tanpa mengganggu fasilitas umum,” tuturnya.

​Melalui penataan ini, Pemerintah Kecamatan Makassar berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman.

Selain itu, momentum ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga infrastruktur publik.

​Dalam aksi penataan tersebut, Camat Makassar Tri Sugiarto Burhan turun langsung ke lapangan didampingi oleh ​Sumarlin (Lurah Maccini Gusung), ​Supriadi (Kasi Trantib), dan ​Tri Sasbianto (Kasi Kebersihan).

Turut mendampingi dalam kegiatan itu, ​Ketua RT/RW setempat, dan personil Satgas Kebersihan Kecamatan Makassar.

​Situasi di lokasi pembongkaran Lapak PKL berjalan aman, kondusif, dan tanpa penolakan berarti dari warga sekitar. (*)

Comment