Suara Emas Anak Sulsel Pukau Sekprov, 196 Kontingen Pesparawi Nasional XIV Resmi Dilepas ke Papua Barat

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Sebanyak 196 personel Kontingen Provinsi Sulawesi Selatan resmi dilepas menuju Manokwari, Papua Barat, untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026.

Pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (15/6/2026), dan diwarnai penampilan memukau para peserta muda yang sukses mencuri perhatian Sekretaris Provinsi Sulsel, Jufri Rahman.

Kontingen Sulsel dilepas oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang diwakili Sekprov Sulsel Jufri Rahman. Turut mendampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Kerakyatan Since Erna Lamba serta Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sulsel, Pdt. Adrie O. Massie.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan pataka LPPD Sulsel dari Sekprov kepada Ketua Kontingen, Pdt. Adrie Massie. Penyerahan bendera tersebut menjadi simbol dimulainya perjuangan para duta seni vokal rohani Sulsel di ajang nasional yang akan mempertemukan peserta dari 38 provinsi di Indonesia.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Sekprov Jufri Rahman, seluruh anggota kontingen disebut sebagai putra-putri terbaik Sulawesi Selatan yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan secara serius.

“Mereka adalah insan terbaik yang telah dipilih, ditempa, dan dilatih dengan komitmen tinggi. Nama Sulawesi Selatan selalu disegani di tingkat nasional berkat prestasi yang pernah diraih. Jadikan hal itu sebagai motivasi untuk kembali mengharumkan nama daerah,” kata Jufri membacakan sambutan gubernur.

Gubernur juga menekankan bahwa Pesparawi bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menyebarkan pesan perdamaian melalui musik dan pujian rohani.

Menurutnya, Papua memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat Sulawesi Selatan karena telah lama menjadi tempat bermukim dan beraktivitas bagi warga Bugis, Makassar, Mandar, hingga Toraja.

Dalam arahannya, Gubernur menitipkan empat pesan utama kepada seluruh peserta. Pertama, menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri.

Kedua, menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan. Ketiga, menjaga nama baik Sulawesi Selatan sebagai duta budaya dan kerukunan. Keempat, menjaga kesehatan agar mampu tampil maksimal sepanjang kompetisi.

“Berangkatlah dengan mental juara dan pulanglah membawa kebanggaan bagi Sulawesi Selatan,” pesan gubernur.

Sementara itu, Ketua LPPD Sulsel Pdt. Adrie O. Massie melaporkan bahwa total 196 personel yang diberangkatkan terdiri atas peserta lomba, pelatih, pendamping, official, pengurus LPPD, hingga perwakilan Pemerintah Provinsi Sulsel dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel.

Pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Sulsel akan berkompetisi pada sembilan kategori dari total 12 kategori yang dipertandingkan. Kategori tersebut meliputi Paduan Suara Dewasa Campuran, Paduan Suara Pria, Paduan Suara Anak, Vokal Grup, Musik Gerejawi Nusantara, Solo Remaja Putra, Solo Remaja Putri, serta dua kategori Solo Anak.

Suasana pelepasan semakin semarak ketika tiga peserta dari kategori Solo Anak dan Solo Remaja Putri diminta tampil di hadapan para undangan. Penampilan mereka yang penuh penghayatan dan kualitas vokal yang memukau mendapat apresiasi dari Sekprov Sulsel serta seluruh hadirin.

Penampilan tersebut menjadi gambaran kesiapan kontingen Sulsel untuk bersaing di tingkat nasional sekaligus membawa optimisme tinggi dalam upaya meraih prestasi terbaik pada Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026.

Acara yang mengusung tema “Aku Hendak Memuji Tuhan Pada Segala Waktu” (Mazmur 34:2a) itu, ditutup dengan doa bersama, sesi foto, serta jabat tangan penuh kehangatan antara jajaran pemerintah, pengurus LPPD, dan seluruh peserta Pesparawi sebelum keberangkatan menuju Papua Barat. (*)

Comment