Seleksi Paskibraka Sulbar 2026 Dimulai, Sekda Junda Maulana Tekankan Karakter Generasi Emas

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAMUJU — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, secara resmi membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulbar tahun 2026 pada Senin, 4 Mei 2026.

Dalam arahannya, Junda menekankan bahwa disiplin dan kepemimpinan adalah kunci utama bagi para calon penjaga kibaran bendera pusaka.

​Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka ini, diselenggarakan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulbar.

Seleksi Paskibraka dijadwalkan akan berlangsung selama lima hari ke depan.

​Sebanyak 90 peserta utusan dari seluruh kabupaten di Sulawesi Barat berkompetisi memperebutkan kuota yang tersedia. Berdasarkan skema seleksi:

​2 Peserta Terbaik: Akan diberangkatkan mewakili Sulbar ke tingkat Nasional.

​65 Peserta: Akan bertugas sebagai Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Barat.

​Peserta Lainnya: Akan dikembalikan ke daerah masing-masing untuk memperkuat formasi Paskibraka di tingkat kabupaten.

​Bentuk Karakter Menuju Indonesia Emas 2045

​Junda Maulana memberikan motivasi mendalam dengan menyebut para peserta seleksi Paskibraka sebagai “Generasi Emas” yang dipersiapkan untuk memimpin pada tahun 2045.

Ia berpesan agar, seluruh peserta tidak patah semangat apa pun hasil yang didapatkan nanti.

​“Ini adalah sebuah proses. Pasti ada yang lolos dan ada yang tidak. Jangan kecewa bagi yang belum berhasil, karena ini adalah bagian dari perjalanan kehidupan untuk membentuk karakter kalian,” ujar Junda Maulana di hadapan para peserta.

​Sekda Sulbar menggarisbawahi bahwa, penilaian Paskibraka tahun ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek fisik atau postur tubuh semata.

Terdapat empat poin krusial yang menjadi indikator penilaian utama, yaitu kedisiplinan yang tinggi, kemampuan manajemen waktu, keterampilan baris-berbaris (PBB), dan jiwa kepemimpinan yang kuat.

​“Paskibraka wajib disiplin. Tanpa itu, akan sulit. Kami juga mencari mereka yang memiliki kemampuan mengatur waktu dan nilai-nilai kepemimpinan yang menonjol,” tegasnya.

​Menutup arahannya, Junda berharap seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Ia menjamin bahwa proses seleksi Paskibraka, akan berjalan secara fair demi mendapatkan putra-putri terbaik daerah yang akan mengharumkan nama Sulawesi Barat di kancah nasional. (*)

Comment