MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Harapan warga Kota Makassar untuk memiliki infrastruktur olahraga representatif yakni Stadion Untia, kian mendekati kenyataan.
Memasuki medio Mei 2026 ini, proyek pembangunan Stadion Untia yang berlokasi di Kecamatan Biringkanaya, resmi memasuki fase tender konstruksi fisik.
Langkah ini diambil setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar merampungkan tahap Manajemen Konstruksi (MK) yang dimenangkan oleh PT Ciriajasa Cipta Mandiri pada medio Maret lalu.
Proyek strategis ini diprioritaskan untuk menggerakkan ekonomi di kawasan utara Makassar sekaligus menjadi pusat pembinaan atlet masa depan.
Fokus Pematangan Lahan dan Anggaran
Untuk tahun anggaran 2026, Pemkot Makassar telah mengalokasikan dana sebesar Rp124 miliar.
Dana tersebut akan difokuskan pada tahap awal pembangunan, yakni pematangan lahan dan penimbunan kawasan stadion seluas puluhan hektar tersebut.
Proses tender fisik Stadion Untia ini, diprediksi akan memakan waktu sekitar 30 hingga 45 hari. Jika berjalan sesuai jadwal, pengerjaan alat berat di lapangan ditargetkan sudah bisa terlihat pada akhir Juni atau awal Juli 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah bekerja ekstra cepat dalam menuntaskan seluruh dokumen administrasi, agar proses lelang proyek Stadion Untia di Unit Layanan Pengadaan (ULP) tidak terhambat.
”Saat ini kami sedang mematangkan penyusunan dokumen teknis bersama tim manajemen konstruksi. Target kami, proses tender fisik sudah bisa tayang di LPSE pada awal Mei ini,” ujar Zuhaelsi Zubir, Sabtu (9/5/2026).
Ia juga menambahkan bahwa, pengawasan ketat dilakukan sejak dini untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai regulasi.
“Kami ingin memastikan pembangunan Stadion Untia ini berkualitas dan tepat waktu. Pematangan lahan adalah kunci utama sebelum kita masuk ke struktur bangunan yang lebih masif,” imbuhnya.
Stadion Untia didesain tanpa lintasan lari (khusus sepak bola) untuk memberikan atmosfer pertandingan yang lebih intim, mirip dengan stadion-stadion modern di Eropa.
Selain stadion utama, kawasan ini nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang terintegrasi.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, sebelumnya juga menekankan bahwa Stadion Untia bukan sekadar wacana lagi, melainkan simbol kebangkitan olahraga di Sulawesi Selatan. (*)
Comment