Hari Ini ​Batas Akhir Pembuatan Akun SPMB 2026, Wali Kota Makassar Imbau Orang Tua Segera Mendaftar

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, terus mematangkan kesiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun anggaran 2026.

Guna memastikan seluruh calon peserta didik mendapatkan hak yang sama, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengimbau para orang tua siswa untuk tidak menunda proses pembuatan akun dan pengisian data.

​Batas akhir pembuatan akun SPMB untuk jalur domisili maupun non-domisili ditetapkan jatuh pada hari ini, Sabtu, 13 Juni 2026.

Pemkot Makassar menegaskan pentingnya penyelesaian tahapan ini lebih awal, guna menghindari kendala teknis pada hari terakhir pendaftaran.

​”Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya orang tua siswa yang belum membuat akun atau belum melengkapi data, untuk segera mendaftar dari sekarang. Jangan menunggu di hari-hari terakhir,” ujar Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam pernyataan resminya, Sabtu (13/6/2026).

​Jamin Transparansi dan Layanan Pengaduan

​Munafri Arifuddin berkomitmen, menghadirkan proses seleksi penerimaan siswa baru yang berjalan tertib, adil, transparan, dan nyaman bagi seluruh kalangan masyarakat.

Segala bentuk perkembangan dan validasi data, terus dipantau secara langsung oleh pihak pemerintah setiap harinya.

​Proses pendaftaran akun secara mandiri dapat diakses oleh masyarakat luas melalui kanal resmi Lontara Plus SPMB atau situs web di laman spmb.makassarkota.go.id.

​Bagi masyarakat atau orang tua murid yang menemui kendala teknis, maupun membutuhkan informasi lebih lanjut selama proses registrasi berlangsung, Dinas Pendidikan Kota Makassar telah menyediakan fasilitas bantuan fisik.

Warga dapat langsung mendatangi Posko Pelayanan SPMB yang berlokasi di Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar, Jalan Andi Pangeran Pettarani.

Wali Kota Makassar, ​Munafri Arifuddin berharap, kerja sama dari seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaan SPMB 2026 ini dapat berjalan lancar, demi masa depan pendidikan anak-anak di Kota Makassar. (*)

Comment