MENITNEWS.COM, MAROS — Suasana haru dan khidmat menyelimuti Lapangan Pallantikang pada Sabtu malam (18/4/2026). Bupati Maros, AS Chaidir Syam, secara resmi melepas keberangkatan 626 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Maros untuk musim haji tahun 1447 H/2026 M.
Jumlah pemberangkatan tahun ini mencatatkan sejarah baru bagi Kabupaten Maros.
Bupati Chaidir Syam mengungkapkan, adanya lonjakan signifikan pada kuota jemaah dibandingkan tahun sebelumnya.
”Alhamdulillah, tahun ini kita melepas 626 jemaah. Ini merupakan peningkatan yang luar biasa, hampir 100 persen dibandingkan tahun lalu,” ujar Chaidir di sela-sela prosesi pelepasan, di Arena MTQ XXXIV Sulsel 2026.
Data mencatat fenomena menarik pada musim haji kali ini, di mana komposisi jemaah didominasi oleh kelompok lanjut usia (lansia).
Tercatat sekitar 75 persen dari total jemaah yang berangkat masuk dalam kategori usia senja.
Menyikapi hal tersebut, Chaidir Syam menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan kekompakan antarJemaah Haji.

Ia juga berpesan agar para Jemaah Haji, senantiasa menjaga nama baik daerah selama berada di Arab Saudi.
Senada dengan Bupati, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Maros, Ahmad Ihyadin, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema mitigasi khusus untuk jemaah lansia.
”Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan mitigasi awal. Seluruh jemaah lansia mendapatkan perhatian khusus, mulai dari pemeriksaan kesehatan intensif hingga pendampingan melekat selama perjalanan dan prosesi ibadah,” jelas Ahmad Ihyadin.
Dari total 626 jemaah, sebanyak 387 orang tergabung dalam satu kelompok terbang (kloter) penuh, yakni Kloter 14. Sementara sisanya akan diberangkatkan secara bertahap yang tersebar di 10 kloter berbeda.
Pihak Kemenag juga mengimbau jemaah untuk mematuhi aturan teknis penerbangan, termasuk batasan berat barang bawaan.
”Kami memohon jemaah untuk menjaga kebersihan dan ketertiban. Jangan membawa barang berlebihan dan selalu ikuti instruksi petugas. Akhlak yang baik adalah cerminan dari jemaah haji Indonesia,” tutup Ihyadin.
Keberangkatan para Jemaah Haji akan dilakukan secara bertahap menuju Asrama Haji Sudiang sebelum diterbangkan ke Tanah Suci sesuai jadwal kloter masing-masing. (*)
Comment