Peringati Hari Kartini, 40 Persen Jabatan Struktural Pelindo Regional 4 Makassar Diisi Perempuan

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Momentum Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026,  menjadi bukti nyata eksistensi perempuan dalam sektor maritim.

Di Pelindo Regional 4 Makassar, semangat emansipasi Raden Ajeng Kartini tidak lagi sekadar seremonial, melainkan telah terimplementasi dalam kesetaraan karier.

​Tercatat, sekitar 40 persen jabatan struktural di lingkungan Pelindo Regional 4 Makassar kini ditempati oleh srikandi-srikandi tangguh. Posisi strategis tersebut mencakup Manager Keuangan, Pelaksana Harian (PH) Manager SDM dan Umum, hingga Junior Manager Mutu dan Pengamanan.

​General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menegaskan bahwa perusahaan memberikan akses seluas-luasnya bagi perempuan untuk berkembang tanpa diskriminasi gender.

Menurutnya, profesionalisme dan inovasi adalah kunci utama dalam persaingan global.

​”Bekerja secara profesional, cerdas, dan inovatif itu sangat penting guna mendukung visi perusahaan sebagai pemimpin ekosistem maritim berkelas dunia,” ujar Iwan, dalam peringatan Hari Kartini di Makassar, Selasa (21/4/2026).

​Iwan menambahkan, keterbatasan fisik atau stereotip gender tidak boleh menjadi hambatan bagi perempuan untuk berkontribusi. Sebaliknya, hal tersebut harus dikonversi menjadi peluang untuk maju dan membawa perubahan positif bagi perusahaan dan bangsa.

Peringatan tahun ini juga menjadi ajakan kolektif untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan. Langkah ini dinilai krusial guna mencetak generasi masa depan yang tangguh dan mampu bersaing di level internasional.

​Implementasi kesetaraan di Pelindo Regional 4 Makassar menunjukkan bahwa sektor maritim—yang selama ini identik dengan dunia laki-laki—telah bertransformasi menjadi lingkungan yang inklusif.

​”Semangat Hari Kartini tetap relevan. Nilai-nilai perjuangannya hidup dalam langkah perempuan Indonesia modern yang berperan di berbagai bidang untuk membangun bangsa yang lebih maju dan bermartabat,” tutup Iwan. (*)

Comment