Penerima Bantuan Pangan di Gowa Melonjak, Bupati Husniah: Bukti Nyata Kehadiran Pemerintah

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa terus memperkuat komitmennya, dalam mengentaskan kemiskinan dan menjaga ketahanan pangan daerah lewat bantuan pangan.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat meninjau langsung penyaluran Bantuan Pangan alokasi Februari dan Maret tahun 2026 di Aula Kantor Desa Gentungan, Kecamatan Bajeng Barat, Kamis (21/5/2026).

​Bupati Husniah menyatakan bahwa program yang bekerja sama dengan Perum Bulog ini merupakan langkah konkret pemerintah pusat dan daerah dalam merespons kebutuhan dasar masyarakat.

​”Ini merupakan bentuk nyata dan komitmen pemerintah dalam memberikan perhatian kepada masyarakat. Tahun ini pemerintah memberikan perhatian yang sangat besar, terlihat dari jumlah penerima manfaat di Kabupaten Gowa yang mengalami peningkatan cukup signifikan,” ujar Husniah.

​Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Gowa melonjak drastis dibanding tahun sebelumnya.

​Tahun Sebelumnya: 47.307 penerima manfaat. Tahun 2026: Meningkat menjadi 70.944 penerima manfaat.

​Menurut Husniah, lonjakan ini dipicu oleh adanya perluasan cakupan desil penerima. Jika sebelumnya bantuan hanya menyasar masyarakat yang berada di desil 1 dan desil 2, kini kebijakan tersebut diperluas hingga menjangkau desil 4.

​”Pemerintah hadir di tengah masyarakat bukan hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya ketahanan pangan lewat bantuan pangan, dapat terpenuhi,” tambah orang nomor satu di Gowa tersebut.

Desa Gentungan Terima Alokasi Terbanyak

​Untuk wilayah Kecamatan Bajeng Barat, total bantuan pangan disalurkan kepada 3.320 penerima manfaat.

Desa Gentungan tercatat sebagai wilayah dengan alokasi terbesar di kecamatan tersebut, yakni mencapai 921 PBP.

​Koordinator Bantuan Pangan Kabupaten Gowa Tahun 2026, Irianto, merincikan bahwa setiap warga menerima paket bantuan komparatif untuk dua bulan sekaligus.

​”Masing-masing penerima mendapatkan bantuan alokasi Februari dan Maret berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” jelas Irianto. Ia juga menambahkan bahwa pihak penyelenggara menargetkan seluruh proses distribusi rampung pada akhir Mei 2026.

​Program ini disambut bahagia oleh warga setempat. Masita (60), salah satu warga Desa Gentungan, mengaku sangat bersyukur karena ini merupakan kali pertama dirinya terdaftar sebagai penerima bantuan.

​”Alhamdulillah, senang sekali bisa dapat bantuan ini. Apalagi beras dan minyak goreng memang sangat kami butuhkan sehari-hari,” ungkap Masita.

​Senada dengan itu, Puji Dg Ngai juga merasa sangat terbantu di tengah keterbatasan ekonomi.

“Biasanya mau beli tapi tidak ada uang. Alhamdulillah dengan adanya bantuan pangan ini sangat membantu. Terima kasih pemerintah atas perhatiannya,” tuturnya. (*)

Comment