MENITNEWS.COM, BONE — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone, menghadirkan layanan perbankan (Bank Sulselbar) langsung di pusat aktivitas ekonomi masyarakat, yakni kawasan Lapangan Merdeka, Watampone, sejak akhir April 2026 lalu.
Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat inklusi keuangan, khususnya bagi para pedagang kaki lima dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut.
Melalui kerja sama dengan Bank Sulselbar, sebuah unit mobil kas keliling disiagakan untuk memberikan layanan jemput bola.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi solusi bagi para pelaku usaha yang selama ini sulit menjangkau kantor perbankan konvensional karena keterbatasan waktu di tengah aktivitas berjualan.
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk dukungan fundamental pemerintah terhadap ekosistem ekonomi lokal.
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan para pelaku usaha kecil mendapatkan fasilitas pendukung yang layak.
”Ini adalah bagian dari komitmen kami di Pemkab Bone, agar pelaku UMKM tidak hanya diberi tempat berjualan yang representatif, tetapi juga didukung penuh dari sisi akses keuangan. Kami ingin mereka tumbuh dan naik kelas,” ujar Andi Asman.
Dengan adanya layanan ini, Pemkab Bone berharap masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi perbankan di lokasi secara praktis, mulai dari pembukaan rekening baru, dan setoran tunai.
Hingga konsultasi layanan perbankan lainnya tanpa harus meninggalkan tempat usaha mereka.
Corporate Secretary Bank Sulselbar, Hartani Djurnie, menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung sinergi ini, sebagai bagian dari upaya bank daerah dalam memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat luas.
”Kami menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Bone dalam menghadirkan layanan kas keliling di titik-titik keramaian seperti Lapangan Merdeka,” tutur Hartani Djurnie.
“Hal ini sejalan dengan visi kami untuk terus mendorong literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku ekonomi kerakyatan, agar mereka lebih mudah mengelola arus kas dan mengakses produk perbankan yang aman,” ungkap Hartani Djurnie, Rabu (6/5/2026).
Kehadiran layanan perbankan di pusat keramaian ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM untuk mengelola keuangan lebih tertib dan profesional.
Selain itu, Pemkab Bone berharap, keterlibatan aktif dalam sistem perbankan juga membuka peluang lebih besar bagi para pedagang untuk mendapatkan akses permodalan di masa depan guna pengembangan usaha yang berkelanjutan. (*)
Comment