Gubernur Andi Sudirman Dorong Akselerasi Bangga Kencana di Sulsel Demi Indonesia Emas 2045

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Dalam upaya mempercepat pencapaian target pembangunan keluarga dan pengendalian penduduk, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Hadir Deputi Bidang Kebijakan Strategi Pembangunan Keluarga, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kemendukbangga/BKKBN RI, Dr. Ukik Kusuma Kurniawan, SKM., MPS., MA, dan Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, Shodiqin, SH., MM.

​Pertemuan strategis ini mengusung tema besar: “Transformasi Kemendukbangga Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045″, berlangsung pada Selasa, 3 Maret 2026, bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, dihadiri para Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Sulsel, instansi terkait, dan sejumlah stakeholder lainnya.

Rakorda ini menjadi wadah krusial untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah, serta mengevaluasi capaian program prioritas nasional.

​Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, SH., MM, menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci utama.

“Kami ingin memperkuat komitmen para pemangku kepentingan untuk merumuskan rencana tindak lanjut yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Shodiqin.

​Berdasarkan lampiran undangan, acara ini dihadiri oleh sekitar 133 peserta dari berbagai instansi penting, di antaranya:

​Unsur Pimpinan Daerah: Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Kapolda Sulsel, serta Ketua DPRD Provinsi Sulsel.

​Instansi Vertikal & Dinas Terkait: Mulai dari jajaran Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, hingga Bappeda dari seluruh Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan.

​Organisasi Masyarakat & Profesi: Melibatkan Ketua TP PKK, IDI, IBI, hingga organisasi keagamaan seperti Muslimat NU dan Aisyiah Sulsel.

​Sektor Swasta: Pimpinan PT Pertamina dan PLN turut diundang untuk memperkuat sinergi sektor industri dalam mendukung program kependudukan.

Fokus Utama Rakorda 2026

​Terdapat tiga poin utama yang menjadi bahasan dalam pertemuan ini:

​Transformasi Kelembagaan: Menyesuaikan gerak langkah BKKBN dengan visi misi terbaru Pemerintah Pusat.

​Evaluasi Capaian: Meninjau sejauh mana efektivitas Program Bangga Kencana di lapangan selama setahun terakhir.

​Rencana Tindak Lanjut Terintegrasi: Menyusun strategi nyata untuk menekan angka stunting, mengatur pertumbuhan penduduk, dan meningkatkan kualitas keluarga di Sulawesi Selatan.

​Dengan melibatkan seluruh elemen dari pemerintahan, militer, hingga organisasi profesi, Rakorda ini diharapkan mampu melahirkan inovasi baru.

Tentu saja yang dapat membawa Sulawesi Selatan berkontribusi signifikan terhadap visi besar Indonesia Emas 2045.

“Kita optimis dapat merealisasikan apa yang menjadi visi Presiden RI, Prabowo Subianto,” kata Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. (*)

Comment